Minggu, 08 Januari 2017

Valentine Day, Love Or Habitual?

Kasih sayang adalah hal yang mutlak ada dalam kehidupan manusia. Meskipun bukan merupakan sebuah bagian dari panca indera namun kasih sayang acap kali di junjung sebagai bentuk kepedulian seseorang terhadap orang lain, khususnya para remaja. Remaja yang merupakan sebuah tahap dimana proses kedewasaan sedang dalam tahap pembentukan sehingga kerap kali terjadi pencarian jati diri dengan mencari tahu dan mencoba segala hal. 

Walaupun demikian, tak semua hal yang dilakukan remaja mengarah pada sesuatu positif yang tentunya bermanfaat pada diri dan sekitarnya. Hal ini menjadi problema serius bagi para orang tua tenatang bagaimana mendidik seorang remaja menjadi pribadi yang menyenangkan namun tetap berpegang teguh pada jalan-jalan positif yang tidak mencelakai dirinya sendiri.

Hidup di era globalisasi membuat akal dan pikiran menjadi berkembang pesa ke arah yang mumpuni. Berbagai kecanggihan teknologi amat bermanfaat untuk mengetahui segala informasi yang terjadi dalam kehidupan, entah informasi dan fakta mengenai kehidupan masa lalu maupun informasi mengenai bagaimana menjadi pribadi yang lebih baik dengan sebuah usaha dan kerja keras. Tak ayal, teknologi modern membuat semua orang mengetahui kebudayaan dan tradisi yang terjadi di negara lain dan tren yang kini digrandrungi oleh remaja. 
(foto: incoc.info)
Salah satu tren yang masih saja melekat di diri setiap remaja di negara ini adalah sebuah tren merayakan hari penuh kasih sayang yang biasanya dirayakan dengan penuh minat oleh negara-negara barat seperti amerika serikat, australia, swedia dsb. Hari kasih sayang tersebut dikenal dengan nama Valenine Day.

Valentine merupakan sebuah hari yang identik dengan pemberian hadiah, ucapan-ucapan romantis bahkan tindakan kepahlawanan pada setiap orang yang disayangi, tak terkecuali keluarga, sahabat bahkan pasangan terkasih. Pada hari itu para remaja akan mempersiapkan segala hal termasuk hadiah-hadiah menarik untuk diberikan pada setiap orang sama seperti jika seseorang berulang tahun namun yang menjadi beda nya adalah penukaran hadiah berlaku pada setiap orang tanpa terkecuali bukan hanya terbatas pada satu pihak saja.

Namun, yang menjadi masalahnya adalah sulitnya mencari hadiah-hadiah bernuansa valentine yang dapat ditemukan karena jarang sekali terdapat toko yang menjual khusus perlengkapan untuk merayakan hari tersebut. Hal ini dikarenakan valentine bukanlah sebagai budaya turun temurun bangsa indonesia melainkan sebuah tren yang tak lekang dimakan usia. Sosulinya bisa kalian liat di blanja.com karena ada Promo Valentine 2017, jadi jangan sampai ketinggalan ya, bagi kalian yang ingin memaksimalkan moment valentine tahun ini.

0 komentar:

Posting Komentar